Kamis, 15 Februari 2018

"Wijaya Kusuma" Pesona Puspa Pusaka dari Pesisir Selatan Jawa





Salam hangat bersama deburan ombak dari pesisir selatan Jawa untuk semua Sahabat Gold.

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan garis pantai yang sangat panjang mencapai 99.093 kilometer (nationalgeographic.co.id). Setiap pantainya memiliki cerita dan mitos yang unik. Mitos itu  tumbuh dan berkembang berdasarkan cerita kearifan lokal setempat. Salah satunya yaitu pantai selatan yang lekat dengan mitos Ratu Pantai Selatan “ Nyi Roro Kidul”. Legenda ini ada kaitannya dengan bunga khas dari pantai selatan yang akan saya sampaikan ulasannya dibawah ini.

Bunga Wijaya Kusuma merupakan bunga khas pantai selatan yang paling banyak ditemukan di daerah Cilacap, Jawa Tengah. Bunga Wijaya Kusuma atau biasa disebut sebagai Bunga Ratu Malam (Night Queen Flower) kaya akan cerita lokal dan mitos. Selain disebut sebagai Bunga Ratu Malam, Bunga Wijaya Kusuma juga disebut sebagai Bunga Raja-raja. Bunga ini memiliki keindahan dan pesona yang luar biasa. Siapa melihat tak tahan memuji keindahan Tuhan yang dititipkan pada pesona mekarnya bunga Kusuma Wijaya. Namun hanya orang yang beruntung yang bisa melihat mekarnya bunga ini karena bunga ini hanya mekar pada malam hari mulai dari pukul 20.00 WIB dan mekar secara maksimal pada 00.00 WIB.  Dan bunga ini akan layu kembali saat sinar matahari muncul dari ufuk timur.

Berikut ilustrasi tahapan mekarnya bunga Wijaya Kusuma:



Bunga Wijaya Kusuma termasuk dalam spesies kaktus (family cactaseae). Pohon bunga ini berbentuk silindris yang berasal dari helai daun tua yang mengecil dan mengeras. Batang Bunga Kusuma Wijaya mampu tumbuh hingga tingginya mencapai 3 meter.
Daun bunga ini berbentuk pipih dan memanjang dengan permukaan daun yang halus. Panjang daun antara 10-15 cm dengan tepi daun yang bergelombang. Pada tepi daunnya tumbuh bunga atau tunas daun yang baru. Sekilas pohon dan daun bunga ini mirip pohon dan daun buah naga tetapi batangnya lebih kecil.
Bunganya berwarna putih dan sangat harum. Memiliki buah yang berwarna merah dan berbiji hitam. Bunganya rata-rata berdiameter 10 cm. Bunganya seperti terompet dengan kelopak tersusun secara roset yang sangat indah. Dalam satu tangkai biasanya ada 10-20 kuntum bunga. Dalam satu pohon ada banyak tangkai. Sehingga dalam satu pohon bisa ada ratusan kuntum bunga yang sangat elegant di tengah malam.  Meski memiliki beberapa warna lain namun yang diceritakan dalam legenda pantai selatan dan banyak dijumpai di daerah saya adalah Bunga Wijaya Kusuma yang berwarna putih. Bunga Wijaya Kusuma yang berwarna putih ini yang paling mengandung unsur mistis daripada jenis yang lain. Karena jelmaan Sri Bathara Kresna adalah Bunga Wijaya Kusuma yang berkelopak putih.
Menurut legenda yang tumbuh subur dimasyarakat dengan versinya masing-masing, sejarah asal usul bunga wijaya kusuma sampai saat ini ada tiga versi :
Pertama, Orang-orang dahulu percaya bahwa Bunga Wijaya Kusuma berasal dari benang sari milik Dewa Wisnu. Dewa Pemelihara Alam Semesta. Karena merupakan titisan Dewa Wisnu maka bunga ini dijadikan sebagai pusaka oleh Sri Bathara Kresna. Saat Sri Bathara Kresna hendak kembali ke Sorgaloka bunga Wijaya Kusuma  dibuang ke laut selatan sehingga tumbuh disana. Dalam legenda raja-raja Jawa mereka harus memetik bunga ini dan dijadikan sebagai Pusaka.


             
Sumber: www.facebook.com/kebun.wijayakusuma

Kedua, versi pesan putri Wasowati. Dikisahkan ada Raja dari Jawa Timur bernama Prabu Aji Pramosa yang keras kepala dan sangat berambisi menundukkan semua orang sakti. Kemudian sang Prabu menantang Kyai Jamur namun sang kyai menghindar dan ditemukan disebuah gua. Sang Prabu menghabisi Kyai Jamur tanpa perlawanan. Tiba-tiba jasad sang kyai menghilang dan muncul naga dari lautan kemudian dipanah diulu hatinya oleh Prabu Aji Pramosa. Naga itu kemudian berubah menjadi gadis cantik bernama Wasowati dan memberikan bunga ini sebagai hadiah kepada prabu Aji Pramosa agar menjadi pusaka.
“Tuan terima kasih telah mengembalikan wujud asliku, rawatlah bunga ini tuan, siapapun yang mendapatkan cangkokkan bunga ini akan mewarisi raja tanah Jawa” Pesan Wasowati.
Sang Prabu sangat bahagia dengan pesan wasowati, namun karena terlalu bahagia sang prabu tidak sadar bahwa bunganya jatuh dan tumbuh dikarang pantai selatan. Dipercaya bahwa bunga itu adalah Bunga Wijaya Kusuma. Atas mitos pesan itu maka bunga ini sangat dicari pleh berbagai kalangan penguasa.
Ketiga, Bunga Wijaya Kusuma merupakan jelmaan anak Ratu Pantai Selatan. Sehingga dipercaya bisa mendapat berkah yang luar biasa jika melihat bunga ini mekar. Awal mula ceritanya adalah terdapat putri kerajaan yang melarikan diri karena hendak dinikahkan. Sang Putri mencari kedamaian dengan bertapa kemudian menceburkan diri ke laut. Kemudian dialam ghoib dia mengandung  namun anaknya cacat. Kemudian sang anak menjelma menjadi bunga yang tumbuh di karang pantai selatan. Dan Bunga Wijaya Kusuma adalah jelmaan anak Ratu Pantai Selatan yang mampu membawa kebermanfaatan apabila dilihat mekarnya. Ratu Pantai Selatan sangat dihormati oleh masyarakat pesisir selatan. Sehingga masyarakat pesisir berusaha memiliki dan menanam bunga ini agar memperoleh keberkahan dan kekuasaan dalam hidupnya.
Ceritanya yang sangat dekat dengan raja-raja membuat bunga ini dijadikan sebagai lambang kekuasaan. Dahulu digunakan para raja sebagai jimat saat terdesak dalam peperangan ataupun perebutan kekuasaan. Bahkan dalam pewayangan bunga ini mampu menghidupkan kembali Arjuna yang mati karena meminum air sungai yang beracun,sedemikian saktinya Bunga Wijaya Kusuma.
Didaerah pesisir selatan bunga ini kerap dipanggil sebagai bunga Raja Wijaya Kusuma. Raja berarti Pemimpin, Wijaya adalah kejayaan atau kemenangan, dan Kusuma adalah Bunga. Maka bunga ini biasa dijadikan jimat bagi raja-raja dengan harapan akan selalu dibersamai kesaktian dan kemenangan.
Bunga Wijaya Kusuma yang dilegendakan penuh dengan kekuatan mistis dan bahkan manjadi jimat para raja. Disaat sekarang pun masih sakti dalam menyembuhkan beberapa penyakit. Khasiat Bunga Wjiaya Kusuma adalah sebagai berikut:
1.      TBC dengan batuk asma
2.      Batuk darah (hemopysis) muntah darah (hematemesis)
3.      Pendarahan pada wanita (uterine bleeding)
4.      Tekanan darah tinggi
5.      Infeksi tenggorokan
6.      Radang lambung
7.      Susah buang air besar
8.      Bisul, luka berdarah, bengkak
9.      Lemah / meningkatkan stamina



Karena khasiatnya yang banyak bunga ini sedikit sulit dirawat. Bunga ini akan mati apabila terlalu banyak sinar matahari atau juga terlalu lembab. Bunga ini harus diletakkan di tempat yang terlindung dari sinar matahari secara langsung namun juga tetap mendapat sinar matahari. Berikut cara awal menanam Tanaman Wijaya Kusuma:


1.      Keluarkan bunga dari dalam amplop paket, hati-hati agar daun tidak patah;
2.      Siapkan pot dan media tanam (dapat berupa sekam padi, akar pakis, cocopeat, pasir, humus, dan lain-lain yang sudah dicampur dengan pupuk organik);
3.      Isi pot dengan sekitar seperempat bagian, masukkan tanaman,atur posisinya sesuai keinginan anda;
4.      Padatkan dengan memasukkan media lagi, pastikan tanaman tidak goyah/goyang tetapi air masih bisa lolos dengan mudah;
5.      Agar lebih mantap, bantu dengan ajir (kayu penyangga) ikat dengan tali seperlunya;
6.      Diawal penanaman satu minggu tidak perlu disiram dengan air, cukup disemprot daunnya saja agar tanaman tidak membusuk;
7.      Tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung namun juga tetap mendapat sinar matahari.



Bunga ini sangat cocok dijadikan sebagai bandul kalung atau mahkota cincin,  tidak hanya indah tapi juga sarat akan filosofi. Dan tentunya membawa nilai sendiri bagi pemakainya. Untuk cincin lamaran ini bermakna pengakuan sang pria bahwa wanita yang dilamarnya adalah pemenang dan penguasa hatinya. Yang menjadi ratu setiap malamnya. Bagi wanita ini adalah pemberian raja sakti yang telah memanah hatinya.
Untuk cincin pribadi atau hadiah, cincin ini adalah lambang kepercayaan diri dan kesiapannya untuk memenangkan kehidupan dengan segala berkah cerita lokal yang sangat anggun. Dengan perhiasan yang menawan kita bersama-sama turut serta nguri-uri budaya lokal daerah. Melalui perhiasan kita bisa menyampaikan banyak keindahan, kaerifan lokal dan nilai budaya yang mempesona.
 
Sumber: Dokumen Pribadi Penulis


Perhiasan bukan hanya sebatas hiasan namun juga penyampaian budaya dan adat yang penuh pesona
Sumber: Dokumen Pribadi Penulis


Selamat hari Kasih sayang semoga aroma bunga cinta selalu tercium dari dirimu. Kaum wanita sang pusaka bangsa.
#SAHABATGOLD
#PesonabungaSAHABAT
#pesonaindonesia
                                                           
Pesisir Selatan Jawa, 15 Februari 2018

                                                                       
 Maryanis_ri30








Tidak ada komentar:

Posting Komentar